Tampilkan postingan dengan label photography. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label photography. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Januari 2014

Asisten Foto Prewed


Yuhuuuu...
Assalamu'alaikum.

Udah lama ngak ngeposting dan ngambil job untuk foto prewed akhirnya kamera itu menghasilkan duit juga. Hahahahaha. Setelah dipikir-pikir, lumayan lama juga ngak jepret-jepret orang pesta. Dulu pernah sih, jadi fotografer wedding dadakan buat keunduri abangnya kak Lidya tahun 2011 ya (lupa aku, lama banget udah!) Trus terakhir kali keunduri si nyonya Ina, temenku pas jaman bahuelak dulu alias jaman masih lap-lap ingus. Hahaha..

Tapi akhirnya, hari ini kecipratan rezeki lagi. Temennya si Annisa Mulia alias kak peri-hal yang selalu jadi (oke, aku ngaku!) model untuk setiap sesi foto aku. Ada untungnya juga sih ngefotoin dia mulu, jadinya temennya, kak Tata bisa make jasa aku buat foto prewedding kakaknya dia. (Alhamdulillah, emang Allah tau kalau aku lagi bokek abis, :p)

Enaknya di sesi foto kali ini, aku punya satu orang pengarah gaya merangkap asisten tukang foto merangkap pesuruh yang bawa-bawain tas aku tiap kali pindah tempat. Tau ngak sih anak paling malang hari ini siapa? Dialah Annisa Mulia. Hahahahhahaha.

Today! 
Annisa Mulia and my bag. :D
Biasa kan si Nisa ini jadi model terus. Pake baju cantek, berdandan, dan mentel selalu di depan kamera. Hari ini dia harus rela diusir-usir biar ngak ketangkap kamera. Yaiyalah, ngak lucu banget kan pas lagi fotoin pasangan prewed eh nongol mukanya dia. =....= Ajeb kali mah kalo itu bisa terjadi.

Ngak cuma itu aja, dia juga rela gotong-gotongin tas camera aku sama tas ransel aku. Sekalian juga jadi pengarah gaya dan yang nyariin gaya pas untuk pasangan prewed kali ini. Lumayan lah, daripada nyewa asisten laen. Bayarnya mahal man! Hahahaha

ujung-ujung jadi model juga! =....=

Selagi mau foto orang, dia juga bisa bergaya!
Udah capek buk asisten, ujungnya minjem properti orang! hahahaha

Senin, 17 Juni 2013

My First Hijab creation ^.^

Annyeong haseyo!
Kebiasaan, udah lama menghilang dari dumay ini karna tersangkut rumah kontrakan sebelah, akhirnya sekali ngepost banyak banget. Sebenarnya alasan utama banjir postingan di sini karena ngak sempat online aja. Handphone canggih saya lagi tak ada paket internet, sekali diaktifkan paket data, belum sepuluh menit, nominal Rp 10.000 udah habis. Jadi saya pasrah aja kagak ngutak ngatik dan ngedekor dumay dan kontrakanku. maklum lagi kere. =.=
yang punya hajatan. Cantik kan yaa.. hohohoho

Nah, tanggal 10 Juni kemarin, kakak sepupuku mpok  Ulya Azra alias tante uly gelar resepsi pernikahannya. Yiihaaa... akhirnya cucu ke enam udah nikah dan artinya siap-siap deh kalo ada kondangan lagi pasti bakal ditodong dengan pertanyaan "kapan nyusul?" "Anak ibu kapan nikah?" "Udah siap kuliah kan?" Dan segenap pertanyaan seputan nikahan akan melanda. Maklum namanya juga anak perempuan, udah cukup umur ya di suruh nikah. Padahal kalau dihitung-hitung jari, umurku masih 22 tahun, beda tiga tahun sama yang lagi gelar hajatan. Si tante uly 25 baru nikah. Nah, kenapa malah aku harus di 22? Tidak..tidak..tidak!

Okelah kita skip aja masalah ngajak nikah atau nyuruh nikah. Belum ada keputusan untuk nikah muda. Secara calon belum ada, dan aku pengen jalan-jalan nikmatin hidup dulu. hahahha *ini kenapa pulak disambung lagi. gila!!*

Berhubung aku ngak pernah dandan. Untuk nikahan si tante, khusus aku nyiapin baju pesta. Pengeluaran Rp 500.000 untuk satu stel kebaya modern yang dipake buat hari H. Ya Allah, mahal banget yak! Namanya juga mau modis, cantik pastilah harus bayar mahal.

Dan, seorang perempuan yang sehari-harinya jalan-jalan dan nangkring dengan kaos I love Malaysia dan kardigan hitam belel juga celana jins biasa berubah menjadi....

 Kebaya made by Kak Imah
Hijab Style by Me
Make up by Me

Puas banget deh hasil dandanan sendiri. Mungkin ngak terlalu kelihatan kali ya make up nya (moga aja terlihat perbedaan sebelum dan sesudah dandan. Hahahahhaha). Tutorial hijab nyari beberapa jam sebelum dandan. Cuma modal internet setelah kabur dari rumah Miwa (panggilan buat mamaknya kak uly) dan jadilah hasilnya seperti itu. hohohoho.

Yang lebih hebohnya lagi, satu rumah pada minta dibuatin jilbabnya! it's suprise!!  Ngak nyangka aja, orang tomboy yang lebih mirip laki kalau tiap ada kondangan jadi stylist buat orang yang bikin hajatan. Hahahaha.

Akhirnya, dengan berbekal pengetahuan seadanya (seadanya banget,banget,banget. Sumprit pake garpu!) juga rasa bangga diri dan ngak jelas apa bisa apa ngak yaudin deh aku buatin juga. Orang rumah ini agak rempong, apalagi kakak nomor dua. Hufh deh!

Kakak iparku yang cantik. 'Korban' pertama yang pasrah dipilit-pilit. :D

Nadia, adik sepupuku. Style hijab hasil dadakan. :D
Kak Nadya, Jilbab Pilit2 by Me
  Dan akhirnya yang terjadi adalah...
Keluarga narsis. Paling ngak bisa ngeliat kamera nganggur. Hahaha ^^




Say Hello jadi Curhat

Hai...hai...
setelah hampir tiga bulan ngak update blog, akhirnya punya kesempatan lagi buat ngupdate rumay (rumah maya) yang satu ini. Hari ini bingung juga mau cerita apa, secara udah lama banget ngak ngutak-ngatik yang satu ini.

okelah, kali ini pengen say hello aja deh ya. Ngak papa ya.
buat kalian semua jangan kecewa ya. hahhahaha.
*narsis emang kagak ketulungan*

*cupcupmuah*



Mulai dari bulan Februari 2013 sampai Juni 2013 (hitung sendiri berapa bulan) aku bemetaformosis jadi guru. Secara ngajarnya di Sekolah Menengah Atas (SMA) maka dengan berat hati aku ngebagiin foto-foto jaman aku masih pake baju putih abu-abu dulu. *namanya juga orang narsis, harap maklum!*

Penasaran aku ngajar apa? 
Pelajaran paling mengerikan selama SMA, yang bisa buat anak-anak sekolah itu mual-mual pake acara muntah plus terjangkit gejala tipus, pelajaran paling dibenci sepanjang masa mau dari buaya jalan-jalan di ragunan sampe kuda pake gigi kawat.Pelajaran yang udah macam kutukan kalau ada guru masuk dan nyuruh buka buku. KIMIA

aaaaaaa.... *teriakan histeris anak-anak SMA*
=.= ampon, biasa aja kali woy!!

(ini ngapain cerita coba, katanya kan mau say hello aja! =.= ampon dah ini perempuan kagak konsisten banget sumpah!)

yaudin deh, karena bos aku udah marah-marah, mending aku cabut dulu buat hari ini. dan selama tiga bulan begini lah keadaanku. *liatin aja gambar dibawah. mirip kan ama aku? :p*

 

Senin, 28 Januari 2013

Enam Cara Menghabiskan Waktu di Banda Aceh

Bagi kebanyakan orang, libur panjang akan dimanfaatkan untuk pergi ke luar kota. bepergian ke tempat lain untuk bisa menikmati suasana baru dan juga menjauhkan penat. Tapi tidak semua orang beruntung bisa merencanakan liburan yang mereka inginkan. Sebut saja anak kuliah, mereka pasti masih harus tinggal di daerah mereka sampai liburan usai, padahal sebentar lagi libur tahun baru menyambut kita semua.

Tapi tidak perlu takut, ada banyak tempat di Banda Aceh yang bisa dikunjungi saat sedang liburan. Mungkin tempat-tempat ini bisa menjadi contekan dan inspirasi untuk menghabiskan waktu di kuta raja.

1.Mengunjungi Tempat Wisata Tsunami
Tsunami memang pernah meluluhlantakkan Aceh, khususnya Kota Banda Aceh. Hampir semua infrastruktur di kota ini lumpuh saat bencana alam 2004 silam. Bagi Anda yang ingin menyaksikan kembali tragedi tersebut, Museum Tsunami menjadi pilihan yang tepat untuk dikunjungi.

Bangunan yang didesain oleh M. Ridwan Kamil ini dibangun untuk mengenang gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 lalu. Dalam bangunan berbentuk kapal ini, Anda bisa menyaksikan bagaimana peristiwa dahsyat itu terjadi.

Tentunya lewat film yang diputar di ruang audio visual serta foto-foto yang dipajang di dalam museum. Selain itu, ada juga bisa melihat miniatur tsunami yang menggambarkan keadaan sesudah gempa hingga tsunami terjadi.

Tidak hanya Museum Tsunami, Anda juga bisa berkunjung ke kapal PLTD Apung di kawasan Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. Demikian pula dengan Kapal di Atas Rumah di kawasan Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Dua objek wisata ini ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dalam maupun luar Aceh.

2. Bersepeda di Jalan Kota
Menelusuri kota Banda Aceh dengan sepeda juga menjadi pilihan yang menyenangkan. Selain membuat tubuh lebih bugar dan sehat, Anda juga mempunyai waktu lebih untuk menikmati tiap inci kota ini.

Terlebih saat akhir pekan, para pengendara sepeda akan lebih leluasa untuk gowes dan jalan-jalan di area Car Free Day pada pagi hari di sepanjang ruas jalan T. Daud Beureueh hingga bundaran simpang lima. Selain terhindar dari polusi kendaraan bermotor, anda juga akan bertemu denan komunitas-komunitas sepeda lainnya di sini.

3. Hunting Foto di Tengah Kota
Kelap-kelip lampu jalanan tentunya mlimabah keindahan malam kota Banda Aceh. Tidak ada salahnya jika Andapun turut merekam keindahan dan warna malam kota ‘Iskandar Muda’ ini.
Ada banyak spot yang tentu tidak boleh dilewatkan dari jepretan kamera Anda. Objek foto seperti Jembatan Pante Pirak, Mesjid Raya Baiturrahman, Balai Kota Banda Aceh, Bundaran Simpang Lima, Jembatan Pangoe, dan lainnya bisa menjadi tempat pilihan Anda.

Untuk ini, datanglah bersama teman-teman Anda. Tentunya mengabadikan keindahan malam bersama akan lebih menyenangkan dan seru! Namun jangan lupa untuk memastikan kendaraan Anda terparkir dengan benar dan aman.

4.Mengunjungi Hutan Kota Banda Aceh
Hutan kota juga bisa menjadi salah satu tempat untuk menghabiskan waktu di Banda Aceh. Selain bisa menghirup udara segar dan jauh dari polusi, Anda juga bisa mengenal berbagai tanaman yang ada di sana. Setiap tanaman yang ada di hutan kota diberikan label dengan menggunakan nama Ilmiah maupun nama yang biasa dikenal.

Bagi yang ingin berolahraga, taman kota yang teletak di kawasan Tibang ini juga menyediakan sarana olahraga berupa jalan setapak sepanjang satu kilometer yang biasa dipakai jogging. Sarana lain seperti basket dan lapangan futsal juga disedikan di sini.

Bukan hanya itu saja, para pengunjung bisa menelusuri jembatan kayu yang panjangnya lebih kurang satu kilometer. Jembatan yang dibangun diatas tambak bakau tersebut mempunyai kontruksi yang kuat dan jalan yang berliku. Meskipun demikian tidak perlu ragu untuk menelusuri jembatan Tambak Bakau tersebut.

Jangan lupa mengabadikan diri Anda di sana! Jembatan yang dikelilingi oleh pohon bakau itu menjadi salah satu spot foto yang paling diminati oleh pengunjung. Jadi, jangan lupa siapkan kamera saat berkunjung ke sini.

5.Wisata Kuliner di Peunayong
Puas berkeliling kota Banda Aceh, tidak ada salahnya untuk mencicipi kuliner yang ada di sini. Peunayong bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin mengisi perut.

Rex peunayong yang terletak di Jalan Ahmad Yani merupakan pusat kuliner di kawasan pecinaan Banda Aceh ini. Ada beragam pilihan menu makanan yang tersedia di sini seperti Sate Matang, Martabak, dan lainnya. Tiap malamnya, banyak muda-mudi maupun keluarga yang datang ke sini untuk menyantap makan malam.

6. Bermain air di Pantai Lhoknga dan Lampuuk
Nah, akhir pekan biasanya banyak warga datang ke pantai ini. Pantai biasanya menjadi salah satu pilihan untuk berlibur. Karena suasana pantai dipadukan dengan gunung, pantai bisa menyegarkan pikiran dan juga bisa menambah energi yang baru.

Banyak mitos mengatakan kalau kita sedang banyak masalah, teriaklah dipinggir pantai. Teriakan itu biasanya akan dibawa oleh angin dan sedikit menghilangkan beban perasaan kita. Di luar itu semua, pantai menjadi kunjungan bagi warga pendatang di luar Banda Aceh
 

Template by Suck My Lolly - Background Image by TotallySevere.com